Terkait Dana Anggaran Virus Corona ,Rio Permana Mandagi angkat suara “Masyarakat Harus Ikut Kawal” -->

Terkait Dana Anggaran Virus Corona ,Rio Permana Mandagi angkat suara “Masyarakat Harus Ikut Kawal”

Tuesday, April 21, 2020, April 21, 2020


Terkait polemik di masyarakat soal penerima bantuan dari anggaran pemerintah baik pusat maupun daerah yang dirasakan tembang pilih dan tidak transparan sehingga terkesan tidak sesuai dengan sila ke 5 dalam Pancasila yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia ditanggapi rasional oleh Kombes polisi Rio Permana Mandagi,mantan kapolres Manado.Pada selasa,21/4/2020 di kediamannya RPM menuturkan,penetapan anggaran oleh pemerintah pusat maupun daerah yang jumlahnya miliaran rupiah harus di managemen dengan baik agar setiap warga negara indonesia yang terdampak oleh pandemi covid 19 dapat merasakan bantuan tersebut
Dimulai dengan mekanisme pendataan yang menurutnya implementasi dilapangan masih berdasarkan faktor “like or this like” seharusnya penerimanya sudah jelas diatur dari data kemensos untuk BLT (bantuan langsung tunai)dan tambahan data dari pemerintah daerah,tambahan data inilah yang seharusnya dapat mengakomodir keluarga buruh,pekerja swasta,THL yang terdampak yang belum terdata,contohnya seperti pekerja swasta yang sebelum pandemi bisa menerima gaji yang cukup untuk kebutuhannya namun karena adanya pandemi diliburkan untuk batas waktu yang tidak ditentukan atau bahkan di PHK,hal yang sama seharusnya berlaku untuk penerima sembako di daerah dengan anggaran APBD,jelasnya
Kemudian yang tidak kalah pentingnya adalah peran serta masyarakat dalam mengawasi anggaran yang ditetapkan daerah untuk pandemi covid 19 ini,anggaran miliaran rupiah sudah tentu ditetapkan dengan nomenklatur serta perincian yang matang sehingga tersebutlah angka angka dengan jumlah miliaran rupiah,disinilah peran masyarakat untuk kritis mengawal anggaran yang ada berdasarkan undang undang no.14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.hemat saya sebaiknya pemerintah yang ada di pusat maupun daerah mempublikasikan baik melalui media sosial,website resmi pemerintah atau bahkan membuat papan informasi tentang item pekerjaan dan anggarannya karena jika semua pekerjaan dilakukan dengan transparan maka akan tepat sasaran,ungkapnya.

TerPopuler